Friday, March 11, 2011

Fenomena Seks Bebas

Belakangan, seks bebas menjadi fenomena yang melanda kaum remaja. Banyak yang ingin melakukannya lantaran ingin tahu. Wajar, secara alamiah manusia perlu seks. Namun, seks yang seperti apa? Seks telah diatur secara hukum maupun agama. Nah, seks bebas dalam artian hubungan badan di luar pernikahan dianggap sebagai kesalahan. Bagaimana menurut Anda?

Sebenarnya banyak yang menyalah-artikan mengenai seks atau hubungan badan layaknya suami istri. Keingintahuan mengenai seks yang tidak pernah diajarkan atau informasikan kepada anak ABG dari sekolah atau orangtua di lingkungan keluarga.

Penyebab yang paling sering terjadi adalah pacaran di usia dini misalnya dari SMP sehingga ketika duduk di bangku SMA-SMEA sudah hamil sebelum lulus ujian. Bisa juga karena perjodohan yang telah diikrarkan oleh orangtua, sehingga si anak bisa saja melakukan seks bebas sebelum nikah, kemudian ia hamil dan harus menikah di usia dini.

Hal-hal yang mendukung seks bebas, biasanya sangat mudah didapatkan sumbernya untuk memicu perilaku tidak sopan dan tidak beretika ini. Misalnya saja ada suatu media yang menampilkan perempuan berbikini di hari-hari ahad; DVD semi atau porno yang sangat murah beredar di pelosok daerah dan mudah didapatkan; pada malam harinya di layar kaca atau layar lebar juga bisa menonton pemberitaan perkosaan, video porno artis ataupun adegan-adegan mesra ataupun seks yang vulgar; dan situs-situs internet yang banyak juga menampilkan video atau gambar-gambar yang tidak wajar yang mudah sekali di akses melalui komputer ataupu handphone.

Kejadian seks bebas ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1980-an hingga meledak di tahun 2010 ini. Tetapi belum ada informasi atau media sebanyak sekarang yang menyampaikannya. Selain pacar-pacaran di SMP atau SMA, biasanya juga dilakukan karena seseorang itu memang Otaknya Piktor (Pikiran kotor); atau mungkin saja Hidung Belang atau playboy atau playgirl; Pergaulan atau berteman lesbi atau homo; pehumor porno atau yang sering membuat lawakan atau kata-kta yang tidak jauh dari selangkangan, misalnya kata-kata, "Yang penting bisa berdiri dan hidup" atau "Kutunggu Jandamu" atau  "Luarnya sempit dalamnya lega" dan sebagainya, sehingga seks itu menjadi kebutuhan hidup.


Lieza Hendawan, Model
"SIBUKKAN DIRI UNTUK MENGHINDARI SEKS BEBAS"

Seks bebas sebenarnya bukanlah sesuatu yang asing bagiku dan bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Alasannya, seks bebas kini banyak yang melakukannya. Kalaupun tidak melakukan, biasanya mereka pernah mendengar hal tersebut. Ada sebuah pengalaman tentang seks bebas yang pernah menghampiri aku. Bukan aku yang melakukan langsung perbuatan tersebut, melainkan temanku satu sekolah.

Kejadian itu terjadi saat aku masih duduk di bangku sekolah lanjutan atas. Walaupun di antara kami tidak terlalu dekat, aku  cukup kenal baik dengannya. Berawal dari selama beberapa waktu aku tidak melihatnya. Akupun penasaran kenapa seorang yang rajin seperti dia sampai lama tidak masuk sekolah.

Ternyata, setelah aku telusuri, temanku itu telah mengandung akibat hubungan dengan kekasihnya. Akupun iba dengan keadaannya. Ia sampai harus rela dikeluarkan dari sekolah lantaran perbuatannya. Aku rasa penderitaannya belum berhenti sampai di situ saja. Cemoohan dan pengkucilan dari orang-orang selama ini dekat dengannya juga ia terima.

Sebenarnya, seks bebas saat ini sangat dekat dengan banyak orang. Mudahnya mendapatkan informasi mengenai seks membuat banyak pihak seakan penasaran dengan hal tersebut. Apalagi, banyak yang mengatakan seks bebas itu enak. Sekalipun banyak cara untuk mengetahui dan merasakannya, bagiku hal tersebut adalah sesuatu yang tabu untuk dilakukan sebelum saatnya (menikah, red). Pasalnya, jika hal tersebut dilakukan akan banyak pihak yang tersakiti. Dalam hal ini aku anggap perempuan  adalah pihak yang paling dirugikan.

Karenanya, aku memiliki cara yang menurutku cukup mujarab menjauhkan diri dari seks bebas. Cara tersebut adalah memberikan kesibukan yang berarti pada diri sendiri mengunjungi perpustakaan bagi yang suka dengan membaca buku ataupun melakukan aktivitas lainnya yang disukai oleh diri. Nilai-nilai agama menurutku juga memiliki peranan penting bagi perkembangan kehidupan seorang manusia.


Anne, Public Relations
"FREE SEX ADALAH SEBUAH PILIHAN"

Definisi free sex menurut saya adalah hubungan tau persentuhan yang melibatkan tubuh dari dua orang atau lebih, baik yang berbeda maupun sama jenisnya. Mengapa melibatkan dua tubuh atau lebih dari manusia yang berbeda maupun sama jenisnya? Ya namanya juga free sex atau seks bebas, bebas berarti tidak ada aturannya baik cara maupun siapa hubungan itu dilakukan. Dan biasanya orang yang melakukan free sex itu tidak melibatkan perasaan cinta di dalamnya.

Meski free sex tidak diperbolehkan dari segi manapun, untuk saya free sex adalah sebuah pilihan. Walaupun sadar hal itu tidak boleh dilakukan, jika tetap dilakukan, maka hal itu adalah sebuah pilihan. Yang penting sebelum melakukannya sudah tahu konsekuensinya.

Rahmi Nurullina, Aktris
"FREE SEX ADALAH PERILAKU PENYIMPANGAN SEKSUAL"

Bagi saya, free sex adalah perilakuk penyimpangan seksual yang saat ini banyak dilakukan oleh kalangan remaja. Tentunya, saya sangat tidak menyetujuinya. Banyak remaja yang dirugikan dari tindakan tersebut. Itu juga bisa berpengaruh untuk masa depan remaja itu sendiri. Faktor pergaulan yang paling penting untuk diperhatikan. Pergaulan menjadi barometer dalam pertumbuhan psikologis remaja.

Alhamdullilah, sejauh ini saya belum pernah punya teman yang menjadi korban free sex. Dan semoga itu ngak terjadi sama temen-temen saya. Menurut saya banyak tindakan yang bisa dilakukan untuk menjauhkan kita dari hal tersebut. Salah satunya perbanyak kegiatan yang positif. Misalnya dengan terus berprestasi dan tentunya semakin mendekatkan diri kepada agama. Biar bagaimanapun ketangguhan iman sangat diuji di sini. Biar hasrat yang tidak terkendali bisa ditahan. Jiwa yang sehat serta menyadari bahwa seks bebas amat merugikan dan membawa penyesalan dikemudian hari. Dari pihak keluarga juga perlu melakukan tindakan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Debby Ayu, Model dan Aktris
"FREE SEX BUKAN HAL YANG TABU LAGI"

Free Sex bukan hal yang tabu lagi di kalangan remaja sekarang. Semua tergantung dari diri kita sendiri. Banyak faktor, salah satunya pergaulan bebas. Jadi, harus pilih-pilih teman juga. Punya pengalaman waktu SMP, teman aku ketahuan hamil dan keahuan sama aku. Dan itu kebetulan saat menjelang ujian. Ya, aku tahunya kelihatan dari perut dia yang semakin membesar. Makanya, aku tanya dan ternyata memang benar dia hamil. Dan akhirnya dia ngaku sama aku. Begitu lulus ujian dia langsung dinikahin sama orangtuanya.

Dari situ aku banyak belajar kalau Free Sex itu sangat-sangat merugikan, apalagi terjadi saat usia masih belia. Saran aku, untuk remaja sekarang banyak berbuat positif, misalnya belajar kelompok atau apalah. Jangan suka main ke tempat dugem yang berbau pergaulan bebas. Dan pandai-pandai pilih teman. Karena teman juga ikut menentukan apa yang kita lakukan. Apalagi sebagai perempuan sangat jelas kita yang akan dirugikan dalam hal ini.

SUMBER:
Interaction, Halaman 42
Tabloid Genie, Edisi 32, Tahun VII28 Februari - 6 Maret 2011
Bagian Iklan (021)319.27943 Monalisa, Agus W, Anita M., Ahmad R.
Berlangganan (021)319.8610  Dody, Gita A.
http://www.mniglobal.com/

Infotainment Genie
Setiap Minggu Pukul 13.30 WIB di





Artikel Lainnya:
ImageGambar
Asesoris Jari
Rambun Skin (Ahmad Dani Hair Style)
Hiduplah Sesuai Dengan Kemampuan
Bagaimana Mengontrol Emosi?
Atasi Sindrom "I don't like Monday!"
Fenomena Seks Bebas
Mengapa Harus Bunuh Diri???
Ojo Nesu-Nesu!!!
Yang Panik, Cantik, Kocak, Unik, Ciamik, dan Menarik
Kalender, Hari Libur, dan Hari Bersejarah
Hari Kasih Sayang
Tiga Film Dewasa
Film-> Resident Evil Collections
Film-> Orgies
Film-> Scourge
Suiseki Asal Jepang 
Akik Gambar Hantu Wewe Gombel
Akik Gambar Hantu Pocong
Toko ImageGambar
http://www.facebook.com/ImageGambar/ http://www.twitter.com/ImageGambar/
Back To Home