Saturday, April 16, 2011

Ginjal

Ginjal atau Kidney dalam bahasa Inggris ini merupakan organ tubuh yang paling vital dan harus dijaga agar tetap prima, sehingga metabolisme, keseimbangan cairan tubuh, elektrolit, dan asam basa dalam tubuh menjadi baik dan tidak mengalami gangguan.

Fungsi ginjal adalah sebagai penyaring dan sekaligus membuang sisa metabolisme yang akan meracuni tubuh, mengatur tekanan darah, dan menjaga kesehatan tulang.

Pada awalnya seseorang tidak akan ada keluhan sama sekali sebelum mencapai gangguan mencapai 90 persen dari fungsi ginjalnya. Gangguan ginjal menyebabkan nafsu makan menurun, tekanan darah tinggi, perubahan jumlah air seni, ada darah dalam air seni, susah untuk membuang air seni, bengkak pada kaki/pergelangan tangan, perut menjadi kembung, diare, merasa lemah serta sulit tidur, sakit kepala, sesak, sering ceguken, terjadi penurunan kesadaran disertai kejang-kejang, kandung kemih menjadi sakit seperti tertusuk jarum atau tergores atau tersayat-sayat, dan terkadang mual-mual dan muntah.

Berat suatu ginjal sehat hanya 150 gram, ukurannya kira-kira separuh genggaman tangan kita, bentuknya seperti kacang kedelai, penyakit ginjal memang tidak menular, tetapi menimbulkan kematian. Apabila ingin tetap bertahan hidup, maka diperlukan biaya mahal untuk pengobatan seumur hidup.

Apabila telah mengalami gagal ginjal dan penyumbatan di semua saluran yang menuju ke kandung kemih atau kantong air kencing, maka harus dilakukan surgery atau operasi untuk membuang ginjal yang sudah tidak berfungsi lagi.

Seorang yang mengalami penyakit pada ginjal ini masih tetap bisa hidup, walaupun hanya memiliki satu ginjal yang sudah terganggu. Biasanya orang tersebut bisa melakukan cuci darah (hemodialisis) untuk menghilangkan dan menetralisir mineral-mineral dalam darah untuk membantu fungsi ginjal. Karena memiliki satu ginjal saja, maka seseorang tidak boleh bekerja keras, kecapaian bisa pingsan, tidak boleh makan atau minum sembarangan.

Biasanya untuk pengecekan awal melalui urine atau air seni; pemeriksaan darah untuk mengukur kadar kreatinin dan urea dalam darah; dan apabila ada indikasi kelainan akan dilakukan pemeriksaan radiologis dan biopsi ginjal sesuai dengan saran dokter.

Banyak sekali yang menyebabkan ginjal menjadi rusak atau gagal ginjal, antara lain adalah:
  1. Pola makan yang tidak sehat
  2. Meminum minuman keras yang mengandung alkohol, teh, soda dengan pewarna, sakarin, dan sebagainya
  3. Memakan makananan yang mengandung endapan seperti jengkol, sodium glutamat, penyedap rasa, kalsium, dan sebagainya.
  4. Kurang meminum air putih.
  5. Menahan pembuangan air seni karena sedang sibuk, sehingga pipis ditahan-tahan
  6. Sering meminum obat-obatan nyeri seperti obat anti inflamasi non steroid
  7. Keracunan makanan atau minuman

Cara mengatasinya adalah sebagai berikut:
  1. Berpuasa
  2. Mengurangi meminum teh, kopi, alkohol, soda, pewarna, pemanis buatan, dan lain-lain
  3. Meminum air putih secukupnya
  4. Cuci darah (hemodialisis)
  5. Mengendalikan berat badan
  6. Berhenti merokok
  7. Memperhatikan kadar kolesterol
  8. Membersihkan ginjal dengan sayuran peterseli
  9. Memakan buah naga
  10. Tidak membeli makanan atau minuman disembarang tempat yang kita tidak tahu asal dan pembuatannya, sehingga kita bisa diare, tipus, lever, hepatitis, dan bahkan ginjal menjadi rusak.

Ginjal adalah organ ekskresi dalam vertebrata yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Cabang dari kedokteran yang mempelajari ginjal dan penyakitnya disebut nefrologi.



















       Ginjal dilihat dari belakang
       (tulang rusuk dihilangkan)

1. ANATOMI DASAR

1.1. Letak

Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di belakang perut atau abdomen. Ginjal ini terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa. Di bagian atas (superior) ginjal terdapat kelenjar adrenal (juga disebut kelenjar suprarenal).

Ginjal bersifat retroperitoneal, yang berarti terletak di belakang peritoneum yang melapisi rongga abdomen. Kedua ginjal terletak di sekitar vertebra T12 hingga L3. Ginjal kanan biasanya terletak sedikit di bawah ginjal kiri untuk memberi tempat untuk hati.

Sebagian dari bagian atas ginjal terlindungi oleh iga ke sebelas dan duabelas. Kedua ginjal dibungkus oleh dua lapisan lemak (lemak perirenal dan lemak pararenal) yang membantu meredam goncangan.
Potongan membujur ginjal

1.2. Struktur detail

Pada orang dewasa, setiap ginjal memiliki ukuran panjang sekitar 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. Ginjal memiliki bentuk seperti kacang dengan lekukan yang menghadap ke dalam. Di tiap ginjal terdapat bukaan yang disebut hilus yang menghubungkan arteri renal, vena renal, dan ureter.

1.3. Organisasi

Bagian paling luar dari ginjal disebut korteks, bagian lebih dalam lagi disebut medulla. Bagian paling dalam disebut pelvis. Pada bagian medulla ginjal manusia dapat pula dilihat adanya piramida yang merupakan bukaan saluran pengumpul. Ginjal dibungkus oleh lapisan jaringan ikat longgar yang disebut kapsula. Unit fungsional dasar dari ginjal adalah nefron yang dapat berjumlah lebih dari satu juta buah dalam satu ginjal normal manusia dewasa. Nefron berfungsi sebagai regulator air dan zat terlarut (terutama elektrolit) dalam tubuh dengan cara menyaring darah, kemudian mereabsorpsi cairan dan molekul yang masih diperlukan tubuh. Molekul dan sisa cairan lainnya akan dibuang. Reabsorpsi dan pembuangan dilakukan menggunakan mekanisme pertukaran lawan arus dan kotranspor. Hasil akhir yang kemudian diekskresikan disebut urin. Sebuah nefron terdiri dari sebuah komponen penyaring yang disebut korpuskula (atau badan Malphigi) yang dilanjutkan oleh saluran-saluran (tubulus). Setiap korpuskula mengandung gulungan kapiler darah yang disebut glomerulus yang berada dalam kapsula Bowman. Setiap glomerulus mendapat aliran darah dari arteri aferen. Dinding kapiler dari glomerulus memiliki pori-pori untuk filtrasi atau penyaringan. Darah dapat disaring melalui dinding epitelium tipis yang berpori dari glomerulus dan kapsula Bowman karena adanya tekanan dari darah yang mendorong plasma darah. Filtrat yang dihasilkan akan masuk ke dalan tubulus ginjal. Darah yang telah tersaring akan meninggalkan ginjal lewat arteri eferen. Di antara darah dalam glomerulus dan ruangan berisi cairan dalam kapsula Bowman terdapat tiga lapisan:

    kapiler selapis sel endotelium pada glomerulus
    lapisan kaya protein sebagai membran dasar
    selapis sel epitel melapisi dinding kapsula Bowman (podosit)

Dengan bantuan tekanan, cairan dalan darah didorong keluar dari glomerulus, melewati ketiga lapisan tersebut dan masuk ke dalam ruangan dalam kapsula Bowman dalam bentuk filtrat glomerular. Filtrat plasma darah tidak mengandung sel darah ataupun molekul protein yang besar. Protein dalam bentuk molekul kecil dapat ditemukan dalam filtrat ini. Darah manusia melewati ginjal sebanyak 350 kali setiap hari dengan laju 1,2 liter per menit, menghasilkan 125 cc filtrat glomerular per menitnya. Laju penyaringan glomerular ini digunakan untuk tes diagnosa fungsi ginjal.
Jaringan ginjal. Warna biru menunjukkan satu tubulus

Tubulus ginjal merupakan lanjutan dari kapsula Bowman. Bagian yang mengalirkan filtrat glomerular dari kapsula Bowman disebut tubulus konvulasi proksimal. Bagian selanjutnya adalah lengkung Henle yang bermuara pada tubulus konvulasi distal. Lengkung Henle diberi nama berdasar penemunya yaitu Friedrich Gustav Jakob Henle di awal tahun 1860-an. Lengkung Henle menjaga gradien osmotik dalam pertukaran lawan arus yang digunakan untuk filtrasi. Sel yang melapisi tubulus memiliki banyak mitokondria yang menghasilkan ATP dan memungkinkan terjadinya transpor aktif untuk menyerap kembali glukosa, asam amino, dan berbagai ion mineral. Sebagian besar air (97.7%) dalam filtrat masuk ke dalam tubulus konvulasi dan tubulus kolektivus melalui osmosis. Cairan mengalir dari tubulus konvulasi distal ke dalam sistem pengumpul yang terdiri dari:
  • tubulus penghubung
  • tubulus kolektivus kortikal
  • tubulus kloektivus medularis

Tempat lengkung Henle bersinggungan dengan arteri aferen disebut aparatus juxtaglomerular, mengandung macula densa dan sel juxtaglomerular. Sel juxtaglomerular adalah tempat terjadinya sintesis dan sekresi renin Cairan menjadi makin kental di sepanjang tubulus dan saluran untuk membentuk urin, yang kemudian dibawa ke kandung kemih melewati ureter.

1.4. Fungsi homeostasis ginjal

Ginjal mengatur pH, konsentrasi ion mineral, dan komposisi air dalam darah.

Ginjal mempertahankan pH plasma darah pada kisaran 7,4 melalui pertukaran ion hidronium dan hidroksil. Akibatnya, urine yang dihasilkan dapat bersifat asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8.

Kadar ion natrium dikendalikan melalui sebuah proses homeostasis yang melibatkan aldosteron untuk meningkatkan penyerapan ion natrium pada tubulus konvulasi.

Kenaikan atau penurunan tekanan osmotik darah karena kelebihan atau kekurangan air akan segera dideteksi oleh hipotalamus yang akan memberi sinyal pada kelenjar pituitari dengan umpan balik negatif. Kelenjar pituitari mensekresi hormon antidiuretik (vasopresin, untuk menekan sekresi air) sehingga terjadi perubahan tingkat absorpsi air pada tubulus ginjal. Akibatnya konsentrasi cairan jaringan akan kembali menjadi 98%.


2. PENYAKIT DAN KETIDAKNORMALAN

2.1. Bawaan
  •     Asidosis tubulus renalis
  •     Congenital hydronephrosis
  •     Congenital obstruction of urinary tract
  •     Duplicated ureter
  •     Ginjal sepatu kuda
  •     Penyakit ginjal polycystic
  •     Renal dysplasia
  •     Unilateral small kidney

2.2. Didapat
  •  Diabetic nephropathy
  •  Glomerulonephritis
  •  Hydronephrosis adalah pembesaran satu atau kedua ginjal yang disebabkan oleh terhalangnya aliran urin.
  •  Interstitial nephritis
  •  Batu ginjal ketidaknormalan yang umum dan biasanya menyakitkan.
  •  Tumor ginjal
  •  Wilms tumor
  •  Renal cell carcinoma
  •  Lupus nephritis
  •  Minimal change disease
  •  Dalam sindrom nephrotic, glomerulus telah rusak sehingga banyak protein dalam darah masuk ke urin. Other frequent features of the nephrotic syndrome include swelling, low serum albumin, and high cholesterol.
  •  Pyelonephritis adalah infeksi ginjal dan seringkali disebabkan oleh komplikasi infeksi urinary tract.
  •  Gagal ginjal (Gagal ginjal akut atau  Gagal ginjal kronis)


3. DIALISIS DAN TRANSPLANTASI GINJAL

Umumnya, seseorang dapat hidup normal dengan hanya satu ginjal. Bila kedua ginjal tidak berfungsi normal, maka seseorang perlu mendapatkan suatu Terapi Pengganti Ginjal (TPG). TPG ini dapat dilakukan baik bersifat sementara waktu maupun terus-menerus. TPG terdiri atas tiga, yaitu: Hemodialisis (Cuci Darah), Peritoneal Dialisis (Cuci Rongga Perut) dan Cangkok Ginjal (transplantasi). Prinsip dasar dari Hemodialisis adalah dengan membersihkan darah dengan menggunakan Ginjal Buatan. Sedangkan Peritoneal dialisis menggunakan Selaput rongga perut (peritoneum) sebagai saringan antara darah dan cairan Dianial.

Transplantasi ginjal sekarang ini lumayan umum. Transplantasi yang berhasil pertama kali diumumkan pada 4 Maret 1954 di Rumah Sakit Peter Bent Brigham di Boston, Massachusetts. Operasi ini dilakukan oleh Dr. Joseph E. Murray, yang pada 1990 menerima Penghargaan Nobel dalam fisiologi atau kedokteran.

Transplantasi ginjal dapat dilakukan secara "cadaveric" (dari seseorang yang telah meninggal) atau dari donor yang masih hidup (biasanya anggota keluarga). Ada beberapa keuntungan untuk transplantasi dari donor yang masih hidup, termasuk kecocokan lebih bagus, donor dapat dites secara menyeluruh sebelum transplantasi dan ginjal tersebut cenderung memiliki jangka hidup yang lebih panjang. [1].


4. PENYAKIT
  1. Batu Saluran Kemih
  2. Gagal Ginjal
  3. Asidosis Tubulus Renalis
  4. Bacteriuria tanpa Gejala
  5. Biologi Ginjal & Saluran Kemih
  6. Dialisa
  7. Diabetes Insipidus Nefrogenik
  8. Ginjal Bunga Karang Meduler
  9. Glikosuria Renalis
  10. Glomerulopati
  11. Hidronefrosis
  12. Hypophosphatemic Rickets
  13. Infark Ginjal
  14. Inkontinensia Uri
  15. Kandung Kemih Neurogenik
  16. Kanker Ginjal
  17. Kanker Kandung Kemih
  18. Kanker Pelvis Renalis & Ureter
  19. Kanker Uretra
  20. Luka Ginjal
  21. Luka Kandung Kemih
  22. Luka Saluran Kemih
  23. Luka Urethral
  24. Nefritis
  25. Nefritis Tubulointerstisialis Akut
  26. Nefritis Tubulointerstisialis Kronis
  27. Nefrosklerosis Maligna
  28. Nekrosis Kortikalis
  29. Penyakit Ginjal Ateroembolik
  30. Penyakit Ginjal Polikista
  31. Penyakit Hartnup
  32. Penyakit Kista Meduler
  33. Pielonefritis
  34. Rakitis Yang Resisten Terhadap Vitamin D
  35. Sindroma Alport
  36. Sindroma Barttner
  37. Sindroma Fanconi
  38. Sindroma Liddle
  39. Sindroma Nail-Patella
  40. Sindroma Nefritik Akut
  41. Sindroma Nefritik Kronik
  42. Sindroma Nefritik Progresif
  43. Sindroma Nefrotik
  44. Sistinuria
  45. Sistitis
  46. Sistitis Interstisialis
  47. Tidak Mampu Menahan Berkemih/Incontinence Pada Anak
  48. Trauma Saluran Kemih
  49. Trombosis Vena Renalis
  50. Ureteritis
  51. Uretritis
4.1. Batu Saluran Kemih

DEFINISI
Batu di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih, atau infeksi. Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).


PENYEBAB
Terbentuknya batu bisa terjadi karena air kemih jenuh dengan garam-garam yang dapat membentuk batu atau karena air kemih kekurangan penghambat pembentukan batu yang normal. Sekitar 80% batu terdiri dari kalsium, sisanya mengandung berbagai bahan, termasuk asam urat, sistin dan mineral struvit.

Batu struvit (campuran dari magnesium, amonium, dan fosfat), juga disebut batu infeksi karena batu ini hanya terbentuk di dalam air kemih yang terinfeksi.

Ukuran batu bervariasi, mulai dari yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang sampai yang sebesar 2,5 sentimeter atau lebih. Batu yang besar disebut kalkulus staghorn. Batu ini bisa mengisi hampir keseluruhan pelvis renalis dan kalises renalis.

GEJALA
Batu, terutama yang kecil, bisa tidak menimbulkan gejala. Batu di dalam kandung kemih bisa menyebabkan nyeri di perut bagian bawah.

Batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat). Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan, dan paha sebelah dalam.

Gejala lainnya adalah mual dan muntah, perut menggelembung, demam, menggigil, dan darah di dalam air kemih. Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati ureter.

Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul di atas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal.

DIAGNOSA
Batu yang tidak menimbulkan gejala, mungkin akan diketahui secara tidak sengaja pada pemeriksaan analisa air kemih rutin (urinalisis). Batu yang menyebabkan nyeri biasanya didiagnosis berdasarkan gejala kolik renalis, disertai dengan adanya nyeri tekan di punggung dan selangkangan atau nyeri di daerah kemaluan tanpa penyebab yang jelas.

Analisa air kemih mikroskopik bisa menunjukkan adanya darah, nanah, atau kristal batu yang kecil. Biasanya tidak perlu dilakukan pemeriksaan lainnya, kecuali jika nyeri menetap lebih dari beberapa jam atau diagnosisnya belum pasti.

Pemeriksaan tambahan yang bisa membantu menegakkan diagnosis adalah pengumpulan air kemih 24 jam dan pengambilan contoh darah untuk menilai kadar kalsium, sistin, asam urat dan bahan lainnya yang bisa menyebabkan terjadinya batu.

Rontgen perut bisa menunjukkan adanya batu kalsium dan batu struvit. Pemeriksaan lainnya yang mungkin perlu dilakukan adalah urografi intravena dan urografi retrograd.

PENGOBATAN
Batu kecil yang tidak menyebabkan gejala, penyumbatan atau infeksi, biasanya tidak perlu diobati. Minum banyak cairan akan meningkatkan pembentukan air kemih dan membantu membuang beberapa batu; jika batu telah terbuang, maka tidak perlu lagi dilakukan pengobatan segera.

Kolik renalis bisa dikurangi dengan obat pereda nyeri golongan narkotik. Batu di dalam pelvis renalis atau bagian ureter paling atas yang berukuran 1 sentimeter atau kurang seringkali bisa dipecahkan oleh gelombang ultrasonik (extracorporeal shock wave lithotripsy, ESWL). Pecahan batu selanjutnya akan dibuang dalam air kemih.

Terkadang sebuah batu diangkat melalui suatu sayatan kecil di kulit (percutaneous nephrolithotomy, nefrolitotomi perkutaneus), yang diikuti dengan pengobatan ultrasonik. Batu kecil di dalam ureter bagian bawah bisa diangkat dengan endoskopi yang dimasukkan melalui uretra dan masuk ke dalam kandung kemih.

Batu asam urat kadang akan larut secara bertahap pada suasana air kemih yang basa (misalnya dengan memberikan kalium sitrat), tetapi batu lainnya tidak dapat diatasi dengan cara ini. Batu asam urat yang lebih besar, yang menyebabkan penyumbatan, perlu diangkat melalui pembedahan. Adanya batu struvit menunjukkan terjadinya infeksi saluran kemih, karena itu diberikan antibiotik.

PENCEGAHAN
Tindakan pencegahan pembentukan batu tergantung kepada komposisi batu yang ditemukan pada penderita. Batu tersebut dianalisa dan dilakukan pengukuran kadar bahan yang bisa menyebabkan terjadinya batu di dalam air kemih.

BATU KALSIUM
Sebagian besar penderita batu kalsium mengalami hiperkalsiuria, dimana kadar kalsium di dalam air kemih sangat tinggi.
a. Obat diuretik thiazid (misalnya trichlormetazid) akan mengurangi pembentukan batu yang baru.
b. Dianjurkan untuk minum banyak air putih (8-10 gelas/hari).
c. Diet rendah kalsium dan mengkonsumsi natrium selulosa fosfat.
d. Untuk meningkatkan kadar sitrat (zat penghambat pembentukan batu kalsium) di dalam air kemih, diberikan kalium sitrat.
e. Kadar oksalat yang tinggi dalam air kemih, yang menyokong terbentuknya batu kalsium, merupakan akibat dari mengkonsumsi makanan yang kaya oksalat (misalnya bayam, coklat, kacang-kacangan, merica, dan teh). Oleh karena itu sebaiknya asupan makanan tersebut dikurangi.
f. Kadang batu kalsium terbentuk akibat penyakit lain, seperti hiperparatiroidisme, sarkoidosis, keracunan vitamin D, asidosis tubulus renalis atau kanker. Pada kasus ini sebaiknya dilakukan pengobatan terhadap penyakit-penyakit tersebut.

BATU ASAM URAT
a. Dianjurkan untuk mengurangi asupan daging, ikan, dan unggas, karena makanan tersebut menyebabkan meningkatnya kadar asam urat di dalam air kemih.
b. Untuk mengurangi pembentukan asam urat bisa diberikan allopurinol.
c. Batu asam urat terbentuk jika keasaman air kemih bertambah, karena itu untuk menciptakan suasana air kemih yang alkalis (basa), bisa diberikan kalium sitrat.
d. Dianjurkan untuk banyak minum air putih.



4.2. Gagal Ginjal

1. Gagal Ginjal Akut (GGA), timbulnya mendadak, apabila dengan pengobatan yang serius dan intensif maka akan sembuh sempurna.
2. Gagal Ginjal Kronik (GGK), terjadinya perlahan-lahan, tidak dapat sembuh. Dengan berobat teratur dapat menghambat memburuknya fungsi ginjal.

4.2.1. Gagal Ginjal Akut

DEFINISI
Gagal Ginjal Akut adalah kemunduran yang cepat dari kemampuan ginjal dalam membersihkan darah dari bahan-bahan racun, yang menyebabkan penimbunan limbah metabolik di dalam darah (misalnya urea).


PENYEBAB
Gagal ginjal akut bisa merupakan akibat dari berbagai keadaan yang menyebabkan:
- berkurangnya aliran darah ke ginjal
- penyumbatan aliran kemih setelah meninggalkan ginjal
- trauma pada ginjal.

Penyebab Utama Gagal Ginjal Akut
Masalah: Berkurangnya aliran darah ke ginjal    
Penyebab Yang Mungkin:
a. Kekurangan darah akibat perdarahan, dehidrasi atau cedera fisik yg menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah
b. Daya pompa jantung menurun (kegagalan jantung)
c. Tekanan darah yg sangat rendah (syok)
d. Kegagalan hati (sindroma hepatorenalis)

Masalah: Penyumbatan aliran kemih    
Penyebab Yang Mungkin:
a. Pembesaran prostat
b. Tumor yg menekan saluran kemih

Masalah: Trauma pada ginjal    
Penyebab Yang Mungkin:
a. Reaksi alergi (misalnya alergi terhadap zat radioopak yg digunakan pada pemeriksaan rontgen)
b. Zat-zat racun
c. Keadaan yg mempengaruhi unit penyaringan ginjal (nefron)
d. Penyumbatan arteri atau vena di ginjal
e. Kristal, protein atau bahan lainnya dalam ginjal

GEJALA
Gejala-gejala yang ditemukan pada gagal ginjal akut: - Berkurangnya produksi air kemih (oliguria=volume air kemih berkurang atau anuria=sama sekali tidak terbentuk air kemih)
- Nokturia (berkemih di malam hari)
- Pembengkakan tungkai, kaki atau pergelangan kaki
- Pembengkakan yang menyeluruh (karena terjadi penimbunan cairan)
- Berkurangnya rasa, terutama di tangan atau kaki
- Perubahan mental atau suasana hati
- Kejang
- Tremor tangan
- Mual, muntah

Gejala yang timbul tergantung kepada beratnya kegagalan ginjal, progresivitas penyakit dan penyebabnya. Keadaan yang menimbulkan terjadinya kerusakan ginjal biasanya menghasilkan gejala-gejala serius yang tidak berhubungan dengan ginjal. Sebagai contoh, demam tinggi, syok, kegagalan jantung dan kegagalan hati, bisa terjadi sebelum kegagalan ginjal dan bisa lebih serius dibandingkan gejala gagal ginjal.

Beberapa keadaan yang menyebabkan gagal ginjal akut juga mempengaruhi bagian tubuh yang lain. Misalnya granulomatosis Wegener, yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah di ginjal, juga menyebabkan kerusakan pembuluh darah di paru-paru, sehingga penderita mengalami batuk darah. Ruam kulit merupakan gejala khas untuk beberapa penyebab gagal ginjal akut, yaitu poliarteritis, lupus eritematosus sistemik dan beberapa obat yang bersifat racun.

Hidronefrosis bisa menyebabkan gagal ginjal akut karena adanya penyumbatan aliran kemih. Arus balik dari kemih di dalam ginjal menyebabkan daerah pengumpul kemih di ginjal (pelvis renalis) teregang, sehingga timbul nyeri kram (bisa ringan atau sangat hebat) pada sisi yang terkena. Pada sekitar 10% penderita, kemihnya mengandung darah.


DIAGNOSA
Jika produksi air kemih berkurang, maka patut dicurigai sebagai gagal ginjal akut. Pemeriksaan darah menunjukkan adanya kadar urea dan kreatinin yang tinggi, disertai gangguan metabolik (misalnya asidosis, hiperkalemia, hiponatremia).

Pada pemeriksaan fisik, dilakukan penilaian terhadap ginjal; apakah terdapat pembengkakan atau nyeri tumpul. Penyempitan pada arteri utama ginjal bisa menimbulkan bising (bruit) yang akan terdengar pada pemeriksaan dengan stetoskop. Jika diduga terjadi penyumbatan, dilakukan pemeriksaan colok dubur atau colok vagina untuk mengetahui adanya massa di kedua tempat tersebut.

Pemeriksaan laboratorium terhadap air kemih bisa membantu menentukan penyebab dan beratnya gagal ginjal. Jika penyebabnya adalah berkurangnya aliran darah ke ginjal atau penyumbatan saluran kemih, maka air kemih akan tampak normal. Jika penyebabnya adalah kelainan di dalam ginjal, maka air kemih akan mengandung darah atau kumpulan sel darah merah dan sel darah putih. Air kemih juga mengandung sejumlah besar protein atau berbagai jenis protein yang dalam keadaan normal tidak ditemukan dalam air kemih.

Angiografi (pemeriksaan rontgen pada arteri dan vena) dilakukan jika diduga penyebabnya adalah penyumbatan pembuluh darah. Pemeriksaan lainnya yang bisa membantu adalah CT scan dan MRI. Jika pemeriksaan tersebut tidak dapat menunjukkan penyebab dari gagal ginjal akut, maka dilakukan biopsi (pengambilan jaringan untuk pemeriksaan mikroskopis).



PENGOBATAN
Tujuan dari pengobatan adalah menemukan dan mengobati penyebab dari gagal ginjal akut. Selain itu pengobatan dipusatkan untuk mencegah penimbunan cairan dan limbah metabolik yang berlebihan. Asupan cairan dibatasi dan disesuaikan dengan volume air kemih yang dikeluarkan. Asupan garam dan zat-zat yang dalam keadaan normal dibuang oleh ginjal, juga dibatasi. Penderita dianjurkan untuk menjalani diet kaya karbohidrat serta rendah protein, natrium dan kalium.

Antibiotik bisa diberikan untuk mencegah atau mengobati infeksi.Untuk meningkatkan jumlah cairan yang dibuang melalui ginjal, bisa diberikan diuretik. Kadang diberikan natrium polistiren sulfonat untuk mengatasi hiperkalemia. Untuk membuang kelebihan cairan dan limbah metabolik bisa dilakukan dialisa. Dengan dialisa penderita akan merasa lebih baik dan lebih mudah untuk mengendalikan gagal ginjal. Dialisa tidak harus dijalani oleh setiap penderita, tetapi sering dapat memperpanjang harapan hidup penderita, terutama jika kadar kalium serumnya sangat tinggi.

Indikasi dilakukannya dialisa adalah:
- Keadaan mental menurun
- Perikarditis
- Hiperkalemia
- Anuria
- Cairan yang berlebihan
- Kadar kreatinin > 10 mg/dL dan BUN > 120 mg/dL.


4.2.2. Gagal Ginjal Kronis


DEFINISI
Gagal Ginjal Kronis adalah kemunduran perlahan dari fungsi ginjal yang menyebabkan penimbunan limbah metabolik di dalam darah (azotemia).


PENYEBAB
Penyebab dari gagal ginjal kronis adalah:
- Tekanan darah tinggi (hipertensi)
- Penyumbatan saluran kemih
- Glomerulonefritis
- Kelainan ginjal, misalnya penyakit ginjal polikista
- Diabetes melitus (kencing manis)
- Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik.


GEJALA
Pada gagal ginjal kronis, gejala-gejalanya berkembang secara perlahan. Pada awalnya tidak ada gejala sama sekali, kelainan fungsi ginjal hanya dapat diketahui dari pemeriksaan laboratorium. Pada gagal ginjal kronis ringan sampai sedang, gejalanya ringan meskipun terdapat peningkatan urea dalam darah.

Pada stadium ini terdapat:
- nokturia, penderita sering berkemih di malam hari karena ginjal tidak dapat menyerap air dari air kemih, sebagai akibatnya volume air kemih bertambah
- tekanan darah tinggi, karena ginjal tidak mampu membuang kelebihan garam dan air. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan stroke atau gagal jantung.

Sejalan dengan perkembangan penyakit, maka lama-lama limbah metabolik yang tertimbun di darah semakin banyak.

Pada stadium ini, penderita menunjukkan gejala-gejala:
- letih, mudah lelah, kurang siaga
- kedutan otot, kelemahan otot, kram
- perasaan tertusuk jarum pada anggota gerak
- hilangnya rasa di daerah tertentu
- kejang terjadi jika tekanan darah tinggi atau kelainan kimia darah menyebabkan kelainan fungsi otak
- nafsu makan menurun, mual, muntah
- peradangan lapisan mulut (stomatitis)
- rasa tidak enak di mulut
- malnutrisi
- penurunan berat badan.

Pada stadium yang sudah sangat lanjut, penderita bisa menderita ulkus dan perdarahan saluran pencernaan. Kulitnya berwarna kuning kecoklatan dan kadang konsentrasi urea sangat tinggi sehingga terkristalisasi dari keringat dan membentuk serbuk putih di kulit (bekuan uremik). Beberapa penderita merasakan gatal di seluruh tubuh.


DIAGNOSA
Pada pemeriksaan darah akan ditemukan:
- peningkatan kadar urea dan kreatinin
- anemia
- asidosis (peningkatan keasaman darah)
- hipokalsemia (penurunan kadar kalsium)
- hiperfosfatemia (peningkatan kadar fosfat)
- peningkatan kadar hormon paratiroid
- penurunan kadar vitamin D
- kadar kalium normal atau sedikit meningkat.

Analisa air kemih menunjukkan berbagai kelainan, berupa ditemukannya sel-sel yang abnormal dan konsentrasi garam yang tinggi.


PENGOBATAN
Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Penyebab dan berbagai keadaan yang memperburuk gagal ginjal harus segera dikoreksi. Diet rendah protein (0,4-0,8 gram/kg BB) bisa memperlambat perkembangan gagal ginjal kronis. Tambahan vitamin B dan C diberikan jika penderita menjalani diet ketat atau menjalani dialisa.

Pada penderita gagal ginjal kronis biasanya kadar trigliserida dalam darah tinggi. Hal ini akan meningkatkan resiko terjadinya komplikasi, seperti stroke dan serangan jantung. Untuk menurunkan kadar trigliserida, diberikan gemfibrozil. Kadang asupan cairan dibatasi untuk mencegah terlalu rendahnya kadar garam (natrium) dalam darah. Asupan garam biasanya tidak dibatasi kecuali jika terjadi edema (penimbunan cairan di dalam jaringan) atau hipertensi.

Makanan kaya kalium harus dihindari. Hiperkalemia (tingginya kadar kalium dalam darah) sangat berbahaya karena meningkatkan resiko terjadinya gangguan irama jantung dan cardiac arrest. Jika kadar kalium terlalu tinggi, maka diberikan natrium polisteren sulfonat untuk mengikat kalium, sehingga kalium dapat dibuang bersama tinja.

Kadar fosfat dalam darah dikendalikan dengan membatasi asupan makanan kaya fosfat (misalnya produk olahan susu, hati, polong, kacang-kacangan dan minuman ringan). Bisa diberikan obat-obatan yang bisa mengikat fosfat, seperti kalsium karbonat, kalsium asetat dan alumunium hidroksida.

Anemia terjadi karena ginjal gagal menghasilkan eritropoeitin dalam jumlah yang mencukupi. Eritropoietin adalah hormon yang merangsang pembentukan sel darah merah. Respon terhadap penyuntikan poietin sangat lambat. Transfusi darah hanya diberikan jika anemianya berat atau menimbulkan gejala.

Kecenderungan mudahnya terjadi perdarahan untuk sementara waktu bisa diatasi dengan transfusi sel darah merah atau platelet atau dengan obat-obatan (misalnya desmopresin atau estrogen). Tindakan tersebut mungkin perlu dilakukan setelah penderita mengalami cedera atau sebelum menjalani prosedur pembedahan maupun pencabutan gigi.

Gejala gagal jantung biasanya terjadi akibat penimbunan cairan dan natrium. Pada keadaan ini dilakukan pembatasan asupan natrium atau diberikan diuretik (misalnya furosemid, bumetanid dan torsemid). Hipertensi sedang maupun hipertensi berat diatasi dengan obat hipertensi standar. Jika pengobatan awal untuk gagal ginjal tersebut tidak lagi efektif, maka dilakukan dialisa jangka panjang atau pencangkokan ginjal.


== TIPS SEHAT ==
by TiongHoa Indonesia on Tuesday, April 12, 2011 at 12:33pm

BERSIHKAN Ginjal ANDA dengan biaya murah

Ber-tahun2 Ginjal kita menyaring darah dengan membuang :
Garam, Racun dan yang tidak diinginkan memasuki tubuh kita.
Seiring berjalannya waktu,terjadi akumulasi garam dan memerlukan perawatan pembersihan.
Bagaimana kita akan melakukan “ Cuci Ginjal “ ini ? ? tanpa harus melakukannya di Rumah Sakit .

Sangat mudah, pertama-tama ambil seikat peterseli (semacam seledri import)

Cucilah sampai bersih, kemudian dipotong kecil2 dan masukkan ke dalam panci lalu tuangkan air bersih kira2 1 liter dan didihkan selama sepuluh menit , biarkan mendingin dan kemudian saring dan tuangkan dalam botol yang bersih dan simpan di dalam lemari es hingga dingin.

Minum satu gelas setiap hari maka Anda akan melihat semua akumulasi garam dan racun lain yang keluar dari ginjal Anda dengan buang air kecil. Anda juga akan melihat perbedaan yang tidak pernah rasakan sebelumnya.

Peterseli dikenal sebagai pengobatan terbaik untuk membersihkan ginjal dan itu ALAMI!

Silahkan disebarkan ke semua teman-teman Anda!

CLEAN YOUR KIDNEYS
WITH LESS THAN 1 DOLLARS!


Note :
Tips ini kiriman dari seorang rekan.
Semoga berguna bagi kita semua.
Salam.
Ad3


= Bingkai sejarah 12 April 2011 =
*1946 : Suriah merdeka dari pendudukan Perancis
*1961 : Yuri Gagarin manusia pertama yg keluar angkasa dgn pesawat roket Vostok 1
*1996 : Yahoo melakukan penawaran perdana atas 2,6 juta saham senilai 13 dolar AS
Ad6

Pesan dari teman saya kepada para wanita, Kalo cari suami jangan yg 10 P : Pergi Pagi, Pulang Petang, Pendapatan Pas-Pasan, Potong Pajak Pula .... :
Tapi Carilah suami yg : Mencintai dengan HATI (Harta dan Properti), maka ia akan Memberimu CINTA (Cincin dan Permata) dan Hidupmu akan TERURUS (Terima Uang Terus)
Betul???
Salam.
Ad 3


Sumber:
http://www.facebook.com/notes/tionghoa-indonesia/-tips-sehat-/10150163104180238
http://id.wikipedia.org/wiki/Ginjal
http://sehat-enak.blogspot.com/2010/01/penyakit-ginjal-saluran-kemih.html
http://www.dechacare.com/Gagal-Ginjal-Kenali-Gejalanya-Sejak-Dini-I123.html
http://www.ginjalinfo.com/fungsi-ginjal-dan-sakit-ginjal.htm


Sumber Gambar:
http://s2.hubimg.com/u/590593_f520.jpg --> Pengecekan Ginjal
http://anamorfosis.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/Kidney.jpg
http://juzmanggis.files.wordpress.com/2011/03/gagal-ginjal-2-copy1.jpg?w=350&h=244
http://s4.hubimg.com/u/3446967_f520.jpg
http://klikdokter.com/userfiles/56776666.jpg
http://www.wartakota.co.id/upload/photo/2011/03/03/b2b2d63cbedb646381f0df9deb9c8851.jpg -> Buah Naga memperkuat fungsi ginjal
http://www.detik.com/images/content/2010/12/27/900/pomectt.jpg ->Delima tdk baik utk ginjal
http://img194.imageshack.us/img194/5420/delima.jpg
http://www.detik.com/images/content/2010/12/14/763/delima-ts-dalam.jpg
http://3.bp.blogspot.com/_BPVCirp_giM/RmBRRii2C7I/AAAAAAAAAjI/7PLTWjhaqQE/s400/kidney_gettyid.jpg ->operasi ginjal
http://farm4.static.flickr.com/3069/3694112167_bb1922c26e.jpg -> Pasien
http://www.sciencephoto.com/images/download_wm_image.html/M195179-Polycystic_kidneys-SPL.jpg?id=771950179
http://solusiayurveda.files.wordpress.com/2010/01/usus-penuh-toksin.jpg
http://unik.supericsun.com/wp-content/uploads/2010/03/9ab3b7d269arsley.jpg.jpg
http://itafera.files.wordpress.com/2009/06/peterseli.jpg

Artikel Lainnya:
ImageGambar
Daftar Film dan Sinopsisnya
Hiduplah Sesuai Dengan Kemampuan
Suiseki Asal Jepang
Patah Hati
Kedamaian
Sebuah Mainan Untuk Harapan
Menutupi Luka
Ginjal
Tips Menjaga Kesehatan Jantung
Tips Mencegah Angina Pectoris
Waspadai Angin Duduk
Menjawab Kerancuan Hukum Alkohol (C2H5OH)
Doa dan Ucapan Syukur
Akik Gambar Hantu Wewe Gombel
Akik Gambar Hantu Pocong
Toko ImageGambar
http://www.facebook.com/ImageGambar/
http://www.twitter.com/ImageGambar/
Back to Home

Powerby:
Hosting dan Domain Termurah