Wednesday, April 20, 2011

Putri Malu

Putri malu atau Mimosa pudica adalah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/"layu" dengan sendirinya saat disentuh. Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat daripada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

Putri Malu Berbunga

Tanaman ini sangat unik karena bila daunnya diberi rangsangan berupa getaran, daun putri  malu akan segera "menutup" dengan bergerak secara Seismonasti. Bahkan daun putri malu juga akan menutup bila dipanaskan Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan tekanan turgor pada tulang daun. Rangsang tersebut juga bisa dirasakan daun lain yang tidak ikut tersentuh.


Buah Putri Malu

Daun putri malu juga dapat menutup secara Tigmonasti. Tigmonasti adalah gerak nasti akibat sentuhan (berasal dari bahasa Yunani, thigma, artinya sentuhan). Gerak ini terutama terlihat jelas pada beberapa anggota tertentu anak-suku Mimosoideae dari suku Fabaceae (Leguminosae) Kegunaan respon ini bagi tumbuhan diduga bahwa pelipatan anak-daun akan mengagetkan dan mengusir serangga sebelum mereka sempat memakan daunnya. Pelipaan terjadi karena air diangkut keluar dari sel motorik pada pulvinus, kejadian yang berhubungan dengan keluarnya kation K+ (Kalium).


Buah yang sudah Kering

Serba serbi Putri Malu, yaitu:
  1. Tanaman gulma dan hijauan ternak.
  2. Famili: Mimosaceae.
  3. Berupa semak.
  4. Batang tumbuh menjalar, ujungnya agak tegak.
  5. Hampir sejajar dengan permukaan tanah, percabangan dari pangkal batang.
  6. Tumbuh ke segala arah.
  7. Hijau kemerahan.
  8. Berbulu panjang dan kaku.
  9. Daun majemuk.
  10. Anak daun lonjong, kecil, duduk berpasangan pada tangkai daun.
  11. Akan menutup bila tersentuh.
  12. Bunga merah jambu.
  13. Perbanyakan dengan biji.


Bibit atau Biji Putri Malu

Putri malu atau Mimosa pudica adalah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/"layu" dengan sendirinya saat disentuh. Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat daripada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.


GERAK TUMBUHAN

Keunikan dari tanaman ini adalah bila daunnya disentuh, ditiup, atau dipanaskan akan segera "menutup". Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan tekanan turgor pada tulang daun. Rangsang tersebut juga bisa dirasakan daun lain yang tidak ikut tersentuh.
Gerak ini disebut seismonasti, yang walaupun dipengaruhi rangsang sentuhan (tigmonasti), sebagai contoh, gerakan tigmonasti daun putri malu tidak peduli darimana arah datangnya sentuhan.
Tanaman ini juga menguncup saat matahari terbenam dan merekah kembali setelah matahari terbit.


Awal Pertumbuhan Putri Malu

Ketika daunnya atau tulang daunnya atau rantingnya atau cabangnya atau batangnya disentuh, waktu untuk daun menguncup hanya diperlukan beberapa detik saja. Tetapi untuk merekah atau terbuka kembali memerlukan waktu beberapa menit.


Tinggi 57cm Tumbuhan Putri Malu

Tanaman putri malu menutup daunnya untuk melindungi diri dari hewan pemakan tumbuhan (herbivora) yang ingin memakannya. Warna daun bagian bawah tanaman putri malu berwarna lebih pucat, dengan menunjukkan warna yang pucat, hewan yang tadinya ingin memakan tumbuhan ini akan berpikir bahwa tumbuhan tersebut telah layu dan menjadi tidak berminat lagi untuk memakannya.


Tumbuhan Putri Malu Raksasa 240cm


KLASIFIKASI ILMIAH

Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Upafamili: Mimosoideae
Genus: Mimosa
Spesies: Mimosa pudica (Nama binomial)

Mimosa pudica
Daun yang perlahan menguncup karena tiupan angin.
Tumbuhan putri malu (Mimosa pudica).
Bibit putri malu (Mimosa pudica).


KHASIAT

Tumbuhan ini memiliki banyak sekali nama lain sesuai sifatnya tersebut, seperti makahiya (Filipina, berarti "malu"), mori vivi (Hindia Barat), nidikumba (Sinhala, berarti "tidur"), mate-loi (Tonga, berarti "pura-pura mati") . Namanya dalam bahasa Cina berarti "rumput pemalu". Kata pudica sendiri dalam bahasa Latin berarti "malu" atau "menciut".

Putri Malu biasanya disebut "Kembang Cucuk atau Rebah Bangun" dalam bahasa Sunda, karena tumbuhan ini apabila diteliti secara seksama, maka mulai dari batang, ranting, kedaun hingga buahnya memiliki cucuk atau duri. Menurut kebiasaan orang Sunda percaya, bahwa khasiat dari Kembang Cucuk/Rebah Bangun tersebut adalah untuk menambah vitalitas organ intim wanita ("seset"), sehingga para suami lengket terus di rumah setiap hari.


MASA PERTUMBUHAN

Tanaman Putri Malu apabila mengalami pertumbuhan antara 2-3 tahun, akan mencapai tinggi sekitar 2-3 Meter, dan berdiameter batang antara 10-11 CM. Mulai dari biji, tumbuhan muda, tumbuhan remaja, dan bakan bisa bertumbuh secara raksasa.


Keterangan:
1. Kembang Putri Malu Berwarna Merah Jambu yang siap untuk penyerbukan
2. Buah Putri Malu
3. Buah yang mengering berwarna coklat kehitaman
4. Biji atau bibit Putri Malu
5. Awal pertumbuhan Putri Malu
6. Pertumbuhan Putri Malu setinggi 57cm
7. Putri Malu Raksasa setinggi 240 cm

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Putri_malu
http://id.wikipedia.org/wiki/Tigmonasti
Nugroho, Arinto. 2010. The Essentials of Biology.
Kamus Pertanian Umum, hlm 409-410.
Gambar-gambar koleksi pribadi.

Artikel Lainnya:
ImageGambar
Asesoris Jari
Rambun Skin (Ahmad Dani Hair Style)
Hiduplah Sesuai Dengan Kemampuan
Bagaimana Mengontrol Emosi?
Atasi Sindrom "I don't like Monday!"
Fenomena Seks Bebas
Mengapa Harus Bunuh Diri???
Ojo Nesu-Nesu!!!
Yang Panik, Cantik, Kocak, Unik, Ciamik, dan Menarik
Kalender, Hari Libur, dan Hari Bersejarah
Hari Kasih Sayang
Suiseki Asal Jepang 
Toko ImageGambar
http://www.facebook.com/ImageGambar/
http://www.twitter.com/ImageGambar/

Powerby:
Hosting dan Domain Termurah