Thursday, March 8, 2012

Energi Alternatif

Energi adalah suatu zat yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan tenaga yang dapat dipakai oleh manusia, mesin-mesin, dan lingkungannya. Sumber energi yang biasa secara umum diketahui ada tiga macam, yaitu:
1. Kalori yaitu energi yang diperlukan manusia atau makhluk hidup lainnya untuk beraktivitas.
2. Alam, seperti Panas Matahari, Aliran Air, Tiupan Angin, dan Panas Bumi.
3. Bio Energi untuk bahan bakar minyak.

ENERGI YANG ADA DI DALAM TUBUH MANUSIA

Untuk beraktivitas setiap makhluk hidup memerlukan energi berupa KALORI. Kalori biasanya dihasilkan dari makanan yang telah diproses sedemikian rupa melalui metabolisme tubuh makhluk hidup. Biasanya makhluk hidup yang tidak makan atau minum, maka tubuhnya akan kurus kering, lemas, malas, sakit, lambungnya rusak, dan kematian.

Energi yang ada di dalam tubuh manusia yang disebut dengan tenaga dipergunakan untuk bergerak, berbicara, berfikir, bekerja, pertumbuhan, dan menghasilkan keturunan. Semakin banyak beraktivitas, maka seseorang makin mudah merasa lapar. Sedangkan orang yang duduk-duduk saja, sambil ditiup angin sepoi-sepoi, maka orang tersebut bisa saja makan satu kali sehari. Bagi yang sering di bawah terik matahari, akan banyak minum air untuk menghindari dehidrasi, kerongkongan kering, bibir pecah-pecah, dan bahkan sariawan.

Makanan yang bergizi dan sehat akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan bentuk tubuh seseorang. Bagi yang makan untuk sehat, maka bentuk dan berat badannya akan langsing atau ideal. Tetapi bagi seseorang yang memakan atau minum apa saja, tanpa kenal waktu, dan maaf "RAKUS", maka bentuk perutnya buncit, tubuhnya gemuk gempal, perawakannya tambun, dan berat badannya akan kegemukan atau bisa saja obesitas.

Jadi makanlah untuk sehat dan rajin beraktivitas yang diawali dengan doa, berolahraga, dan baru bekerja atau belajar.


ENERGI YANG ADA DI ALAM

Energi yang ada di Tata Surya biasanya berupa bintang-bintang dan Matahari. Sedangkan yang ada di Bumi berupa air, angin dan di dalam tanah. Energi yang dihasilkan bisa berupa radiasi, potensial, dan kenetik.

Bintang-bintang atau Matahari akan menghasilkan sinar radiasi panas. Radiasi panas ini biasa dipergunakan untuk menjemur, memasak, kesehatan dan pembangkit tenaga listrik. Sebenarnya bangsa Indonesia memiliki banyak keuntungan karena wilayah negara kita terletak di garis Khatulistiwa. Selain untuk menjemur dan kesehatan, sinar radiasi panas dari Matahari ini dapat dipergunakan sebagai Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Surya dengan mengubah cahaya dan radiasi panas menggunakan sel-sel untuk menyerap cahaya dan panas dan kemudian mengubahnya menjadi energi listrik. Konsep kerja pembangkit ini sederhana saja mirip kalkulator tanpa baterai dan ada solar-cellnya.

Air di muka bumi ini hampir dua per tiga luasnya. Energi potensial dan kenetik dapat diperoleh melalui arus air laut atau air terjun atau air dari sebuah bendungan. Energi yang dihasilkan dapat diubah untuk Pembangkit Tenaga Listrik Air melalui turbin-turbin yang memutar sebuah generator untuk menghasilkan energi listrik. Konsep kerja pembangkit ini juga sederhana mirip sebuah dinamo yang dipasang ke roda sepeda kita yang menghasilkan listrik untuk cahaya lampu.

Angin adalah kekuatan dua yang terbesar di muka bumi ini. Energi listrik dapat dihasilkan melalui baling-baling yang memutar sebuah generator. Pembangkit Listrik Tenaga Angin ini sangat bermanfaat dan mudah sekali dibuatnya, karena banyak tempat atau bukit-bukit atau pegunungan yang tinggi dan angin bertiup selalu bertiup setiap saat. Konsep pembangkitnya mirip dinamo sepeda.

Keuntungan yang terbesar di Indonesia adalah dengan memanfaatkan Panas Bumi untuk menghasilkan listrik, karena letak benua Indonesia di cincin api asia dan terdapat dari Sabang Sampai Merauke. Panas Bumi yang dihasilkan bisa dialirkan ke ketel-ketel uap lalu dihubungkan ke generator untuk menghasilkan listrik. Konsep kerja pembangkit ini mirip dengan mobil uap jaman dulu atau kereta api uap dan sebagainya. Untuk pembuatan pembangkit listrik ini harus teliti, hati-hati, cermat, harus yang ahli untuk pembuatnya, utamakan selamat, dan lainnya, agar tidak terulang kembali kasus atau Tragedi Lumpur Lapindo Brantas lagi yang sangat amat merugikan dan menyengsarakan rakyat bahkan lingkungan.


BIO ENERGI UNTUK BAHAN BAKAR MINYAK

BIO ENERGI adalah bahan bakar alternatif sebagai pengganti BBM Fosil (Bahan Bakar Minyak Bumi) atau BBG Fosil (Bahan Bakar Gas Bumi) dengan sifatnya terbarukan dan energinya bisa dibuat dengan menggunakan apa saja. Bio Energi meliputi Bio-diesel, Bio-fuel, dan Bio-Gas.

Bio Energi biasanya dibuat dengan menggunakan sampah, kotoran sapi, feses manusia, kelapa sawit, buah jarak, sorgum, tetes tebu, molases, singkong, sagu, dan minyak jelantah. Bio energi ini ada yang dapat langsung dipergunakan untuk memasak atau mesin-mesin. Sedangkan untuk biodiesel atau biofuel penggunaannya di masyarakat, Bio energi masih menggunakan campuran BBM fosil. Tahun ini atau Beberapa tahun lagi, mungkin para produsen otomotif atau manufaktur akan membuatnya.

Biogas adalah bahan bakar gas berupa uap atau hawa, berbau busuk, oktan tinggi, mudah sekali terbakar, dan dapat dipergunakan untuk memasak atau kendaraan yang bermesin bensin. Biogas bisa langsung dipergunakan, tanpa dicampur dengan BBG. Untuk membuat biogas dengan menggunakan sampah (Contoh Bantar Gebang, Bekasi), kotoran sapi (India, Pulau Jawa), feses manusia (Mobil di Eropa), dan sisa-sisa pembusukkan lainnya.

Biodiesel adalah bahan bakar minyak berupa cairan kental, oktan rendah, pembakaran agak sulit, dan dipergunakan untuk mesin-mesin diesel. Biodiesel dihasilkan melalui pencampuran dari BBM Fosil berupa solar dengan minyak dari kelapa sawit atau buah jarak. Penggunaan Biodiesel ini sudah secara nasional. Selain itu juga, perusahaan bus di Kota Bogor yang telah langsung menggunakan biodiesel ini. Bus Transpakuan Bogor telah menggunakan minyak jelantah sebagai BBM operasionalnya. Minyak jelantah ini dihasilkan dari sisa-sisa minyak goreng rumah tangga atau lainnya.

Biofuel adalah bahan bakar cair yang mengandung unsur Methana/Ethanol atau Alkohol, baunya agak menyengat di hidung, nilai oktannya tinggi, mudah terbakar tetapi tidak merusak medianya, dan biasa dipergunakan untuk mesin-mesin bensin premium atau pertamax. Biofuel ini dihasilkan melalui pencampuran BBM Fosil berupa bensin premium (oktan rendah) dengan Bioethanol untuk menaikkan nilai oktannya saja. Penggunaan biofuel ini belum secara nasional, tetapi baru di pulau Jawa saja. Penggunaan hanya baru dipakai oleh tukang ojek dan kompor-kompor Bioethanol.


MUDAHNYA MEMBUAT BIOETHANOL

Alkohol atau Ethanol dapat dihasilkan dengan mudah melalui beberapa cara, yaitu:
1. Fermentasi Singkong atau Ketan
2. Fermentasi Molases atau Tetes Tebu atau Sorgum
3. Fermentasi Bahan Baku yang mengandung zat Glukosa

Bahan Baku yang mengandung zat Glukosa, yaitu:
1. Sorgum adalah bahan dengan kadar gula terbaik
2. Molases adalah residu dari pabrik gula yang memiliki kadar gula tinggi
3. Tetes Tebu adalah bahan pembuat gula
4. Jagung Manis adalah bahan dengan kadar gula cukup tinggi
5. Sampah permen atau kembang gula
5. Sagu
6. Gandum
7. Singkong
8. Beras Ketan

Tahapan untuk menghasilkan Ethanol yang berkualitas baik, yaitu:
1. Pilihlah bahan baku dari residu, misalnya molases.
2. Tuangkan molases ke gentong besar untuk melakukan proses fermentasi
3. Hasil fermentasi dituangkan ke gentong kaleng besar untuk proses destilasi
4. Dengan sebuah alat Evaporator akan menghasilkan ETHANOL kadar 99.98%
5. Untuk pemurnian bisa dipergunakan sejenis butiran kapur untuk menyerap air.

Dihimbau agar menggunakan residu dari pabrik gula atau sampah permen atau menanam sorgum/jagung manis, agar tidak terjadi krisis pangan. Tidak disarankan menggunakan bahan baku dari Singkong atau Beras Ketan atau lainnya, karena akan menambah pekerjaan untuk mengambil sari patinya dan menambah biaya/waktu/tenaga untuk membersihkan dan memasaknya. Dengan kata lain, bahan apa pun bisa dijadikan Bioethanol, asalkan mengandung zat glukosa yang tinggi.

Sumber:
Dari Berbagai Sumber.

Artikel lainnya:
Isu Kenaikan Harga BBM
Harga BBM
Energi Alternatif
IPB Ciptakan Biofuel dari Kapang
Kompor Bioethanol
Kompor Cangkang Sawit
Bioethanol Padat
Wow! Harga Emas Mencapai Rp 500.000,- Lebih
Ini Moneter Baru
Bermanfaat Asal Tepat
Hiduplah Sesuai Kemampuan
Suiseki Asal Jepang
Menikah dengan Ratu Jin Cantik
13 Cara Memanggil Setan
Bagaimana Mengontrol Emosi?
Whistleblower
Republik Gayus
Buku Membongkar Gurita Cikeas
Tahun Kabisat